Microsoft Office, Libre Office, dan G Suite
Aplikasi Kantoran saat ini banyak ditemukan bertebaran di pasaran. Mulai yang memberikan secara gratis sampai dengan yang berbayar. Mulai yang hanya bisa digunakan di komputer atau laptop sampai dengan yang bisa digunakan pada seluruh gawai.
Saat ini bisa dipastikan di Indonesia sudah banyak mengenal Microsoft Office besutan Windows OS. Tetapi untuk para tech-geek yang terbiasa memakai Linux OS pasti lebih familiar dengan Libre Office. Meskipun demikian, Google sebagai penguasa pasar smartphone tidak mau ketinggalan. Google mengeluarkan versinya sendiri yaitu G Suite.
Berikut ini ulasan kelebihan dan kekurangan dari berbagai macam tipe aplikasi kantoran yang ditawarkan.
Microsoft Office
Windows sejak zaman dahulu sudah membekali dengan Aplikasi Kantoran. Aplikasi Kantoran yang diberitakan oleh Windows dari dahulu antara lain (sumber: wikipedia klik disini):
- Microsoft Words;
- Microsoft Excel;
- Microsoft Power Point;
- Microsoft Access (hanya untuk Office 2019);
- Microsoft Publisher (hanya untuk Office 2019);
- Microsoft Outlook (untuk pengiriman surel);
- Microsoft One Note (untuk membuat catatan);
- Microsoft One Drive (untuk penyimpanan awan);
- Skype for Business (untuk komunikasi / chat);
- Microsoft Project (untuk manajemen proyek);
- Microsoft Vision (untuk pembuatan flowchart dan diagram);
- Office Lense (untuk mengubah foto dokumen menjadi dokumen pdf);
- Office Remote (untuk remote control desktop untuk aplikasi kantoran);
- dan masih banyak lain (untuk lebih lengkapnya bisa klik disini)
Kelebihan Microsoft Office:
- Familiar digunakan;
- Fungsi utama dan tambahan yang lengkap;
- Memiliki banyak pilihan (Office 2019 dan Office 365);
- Smartphone Ready;
- Penyimpanan Awan yang memudahkan untuk pengerjaan dokumen dengan gawai yang berbeda.
- Versi Smartphone free dengan pembelian didalamnya (In App Purchase).
- Kinerja stabil dan support penuh dari Perusahaan besar;
- Voice typing bisa digunakan karena bisa digunakan dengan Android.
Kekurangan Microsoft Office:
- Berbayar : Harga termasuk cukup mahal;
- Belum memuat fitur kolaborasi secara realtime untuk pengerjaan dokumen;
- Hanya support untuk Windows OS, tetapi tidak untuk OS lain.
Libre Office
Tidak banyak orang yang kenal dengan Libre Office. Hal ini dikarenakan untuk pemakai Linux OS pun juga masih sangat jarang di Indonesia. Meskipun demikian, Libre Office ini banyak sekali digunakan oleh para pecinta Linux OS, dikarenakan sifat keduanya yang merupakan open source dimana setiap orang bisa mendapatkan dengan gratis.
Aplikasi Kantoran dari Libre Office antara lain (sumber: klik disini):
- Writer (setara dengan Microsoft Words);
- Calc (setara dengan Microsoft Excel);
- Impress (setara dengan Microsoft Power Point);
- Draw (setara dengan Paint);
- Math (yang digunakan untuk menulis formula matematika);
- Base (yang setara atau bahkan lebih baik dibandingkan Microsoft Access).
Kelebihan:
- Baik OS maupun aplikasi nya bersifat GRATIS;
- Tampilan hampir sama dengan Microsoft Office yang lama;
- Fitur cukup lengkap;
- Base memiliki keunggulan penggunaan data base;
- Bisa dikembangkan sendiri sesuai keinginan (untuk para programmer yang suka ngutek-utek komputer nya).
- Bisa diinstal hampir di semua jenis OS.
Kekurangan:
- Tampilan terasa kuno dan agak membingungkan;
- Tidak ada support karena sifatnya gratis dan dapat dimodifikasi;
- Belum terdapat layanan awan, jadi tidak bisa mengerjakan dokumen dengan berpindah-pindah gawai.
G Suite
Pada saat Google merambah dunia smartphone dengan membeli Android OS, Google mulai berusaha mengembangkan aplikasi kantoran yang bisa digunakan disemua tempat. Pendiri Google pun bertujuan untuk membuat suatu aplikasi kantoran yang bisa dipakai dimana saja tanpa tergantung dengan alat. Dimulai dari visi itu lah aplikasi kantoran G Suite di buat.
Aplikasi Kantoran yang ditawarkan G Suite antara lain:
- Google Docs (untuk menyaingi Microsoft Words);
- Google Sheets (untuk menyaingi Microsoft Excel);
- Google Slides (untuk menyaingi Microsoft Power Point);
- Google Forms (untuk melakukan survey);
Ketiganya adalah aplikasi dasar yang ditawarkan oleh Google. Untuk bisa menambah daya jual, G Suite dijadikan satu dengan produk Google yang lain, yaitu:
- Gmail (untuk pengiriman surat elektronik);
- Google Drive (untuk penyimpanan awan);
- Google Sites (untuk membuat Website);
- Google Calendar;
- Google Hangouts (untuk berkomunikasi dengan Tim);
- Hangouts Meet (video conference);
- Google+ (untuk sosialisasi);
- Google Keep (kegunaan sama dengan Microsoft One Note);
- Google Vault (untuk mengatur penyimpanan informasi penting);
- dan beberapa fitur tambahan (untuk lengkapnya klik disini).
Kelebihan :
- Tersedia layanan gratis (meski terbatas);
- Hampir semua bisa digunakan di Android smartphone;
- Fitur hampir selengkap Microsoft Office;
- Fitur lebih bersih dibandingkan Libre Office;
- Adanya support dari perusahaan besar;
- Memilki kekuatan di penyimpanan awan;
- Kolaborasi dokumen secara live (real time);
- Untuk tingkat Advance bisa menghubungkan dan otomatisasi layanan Google dengan menggunakan Google AppScript.
- Bisa diinstal di OS mana pun asal menggunakan browser Chrome.
- Multi platform.
- Mobilitas tinggi untuk pengerjaan dokumen.
- Voice typing bisa dilakukan dengan menggunakan Android.
Kekurangan :
- Sangat tergantung internet koneksi;
- Biaya untuk penggunaan yang berbayar agak besar, mengingat harus memperbaharui licensing tiap bulan / tiap tahun dan biaya penggunaan data;
- Tampilan Fitur masih seperti Microsoft Office yang lama.
- Masih diperlukan waktu untuk mempelajari penggunaannya;
- Beberapa Fitur masih belum selengkap Microsoft Office.
Pada intinya semua memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Saat ini yang paling penting bagimana aplikasi kantoran ini bisa membuat pekerjaan yang harus dilakukan bisa menjadi lebih cepat.




Comments
Post a Comment